11 September 2026

Salah Pilih KBLI di OSS? Ini Risiko dan Cara Memperbaikinya

Pelaku usaha memeriksa kesalahan KBLI di OSS

Salah pilih KBLI di OSS bukan sekadar keliru memasukkan angka. Kode kegiatan usaha berkaitan dengan data perizinan yang muncul dalam sistem OSS. Jika pelaku usaha memilih kode yang tidak sesuai dengan kegiatan bisnis, data legalitas dapat berbeda dari aktivitas usaha yang sebenarnya

Pada 2026, pelaku usaha juga perlu memperhatikan KBLI 2025. BPS menetapkan KBLI 2025 melalui Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025.

Karena itu, pemilik usaha sebaiknya tidak memilih kode hanya karena namanya terlihat paling dekat. Baca uraian kegiatan dan pastikan ruang lingkupnya benar-benar sesuai dengan aktivitas bisnis.

Salah Pilih KBLI di OSS Bisa Memengaruhi Perizinan

KBLI membantu mengklasifikasikan kegiatan ekonomi. Dalam proses perizinan, kegiatan usaha yang tercatat melalui OSS juga berkaitan dengan pemenuhan persyaratan sesuai karakter dan risiko kegiatan tersebut.

Kesalahan memilih kode dapat membuat data kegiatan usaha tidak sesuai dengan aktivitas yang sebenarnya. Pelaku usaha juga berpotensi menemui persyaratan yang berbeda dari kebutuhan bisnisnya.

Perusahaan dapat menghadapi masalah ketika menambah kegiatan baru, mengubah model bisnis, atau mengurus perizinan lanjutan. Karena itu, jangan hanya memastikan NIB sudah terbit. Periksa juga apakah kegiatan yang tercantum benar-benar mewakili bisnis yang perusahaan jalankan.

Baca juga artikel DenLegal “Apa Itu KBLI? Fungsi dan Cara Menentukan Kode Usaha” untuk memahami fungsi klasifikasi kegiatan sebelum menentukan kode.

Risiko Salah Pilih KBLI di OSS bagi Usaha

Tidak setiap kesalahan atau perubahan KBLI mengharuskan pelaku usaha membuat NIB baru. Perlakuannya bergantung pada kondisi kegiatan usaha, status perizinan, serta apakah perubahan tersebut hanya berupa penyesuaian kode atau mengubah substansi kegiatan usaha.

Dampak kesalahan tidak selalu sama untuk setiap bisnis. Namun, ketidaksesuaian data dapat membuat proses legalitas menjadi lebih rumit, terutama ketika kegiatan tersebut memiliki persyaratan atau tingkat risiko tertentu.

Pelaku usaha juga perlu membedakan antara kesalahan memilih kegiatan dengan perubahan kode akibat penerapan KBLI 2025. Pemerintah menegaskan bahwa pelaku usaha tetap dapat menggunakan izin lama setelah implementasi klasifikasi terbaru. Jika perubahan hanya berupa konversi kode dan tidak mengubah substansi kegiatan, sistem dapat melakukan penyesuaian secara otomatis.

Sebaliknya, ketika perusahaan mengubah maksud, tujuan, atau ruang lingkup kegiatan secara substantif, pelaku usaha perlu melakukan penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga artikel DenLegal “KBLI 2025 Berlaku: Cek Apakah Akta Perusahaan Harus Diubah” sebelum mengubah data perusahaan.

Cara Memperbaiki Data KBLI yang Keliru

Jika Anda menyadari salah pilih KBLI di OSS, jangan langsung menghapus atau mengganti data tanpa memeriksa status perizinannya. Mekanisme perubahan dapat berbeda tergantung kondisi kegiatan usaha.

Panduan resmi OSS menjelaskan bahwa menu Perubahan Data Usaha tidak dapat digunakan untuk perubahan KBLI pada kondisi tertentu. Untuk kegiatan risiko menengah tinggi yang Sertifikat Standarnya belum terverifikasi atau kegiatan risiko tinggi yang Izinnya belum terbit, perubahan dapat melalui mekanisme Pembatalan (Permohonan). Jika pelaku usaha sudah memperoleh verifikasi Sertifikat Standar atau Izin, OSS dapat mengarahkan perubahan melalui mekanisme Pencabutan (Non Likuidasi). Pelaku usaha dapat menghapus KBLI melalui menu Pencabutan.

Karena itu, langkah awal yang lebih aman adalah memeriksa kode yang tercatat, uraian kegiatan, kondisi perizinan, serta kesesuaiannya dengan aktivitas perusahaan.

Gunakan panduan resmi Perubahan Perizinan Berusaha – Data Usaha OSS sebagai rujukan sebelum melakukan perubahan.

Cek Legalitas Sebelum Menjalankan Usaha

Sebelum melakukan perubahan, identifikasi terlebih dahulu kegiatan yang benar-benar perusahaan jalankan. Setelah itu, cocokkan aktivitas tersebut dengan klasifikasi terbaru dan periksa konsekuensi perizinannya.

Jangan menganggap setiap perubahan dari kode lama ke KBLI 2025 mengharuskan perusahaan mengurus izin dari awal. Pemerintah menyatakan perizinan lama tetap berlaku dan penyesuaian tanpa perubahan substansi dapat berlangsung melalui konversi sistem.

Baca juga artikel DenLegal “Tingkat Risiko Usaha di OSS: Rendah, Menengah, dan Tinggi” agar Anda memahami hubungan kegiatan bisnis dengan kebutuhan perizinannya.

Pelaku usaha sebaiknya segera memperbaiki kesalahan kode dengan mekanisme yang tepat. Jika Anda masih ragu menentukan kode, memeriksa kesesuaian kegiatan, atau menyesuaikan data OSS, DenLegal siap membantu pengecekan KBLI dan pengurusan legalitas usaha agar prosesnya lebih terarah.

DenLegal — Tercepat, Termurah, Terpercaya.
WhatsApp: 0821-2134-2828

💬