11 September 2026

Apa Itu KBLI? Fungsi dan Cara Menentukan Kode Usaha

Panduan KBLI 2025 untuk menentukan kode kegiatan usaha

Apa Itu KBLI menjadi pertanyaan penting bagi pelaku usaha yang ingin mengurus legalitas melalui OSS. KBLI adalah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia, yaitu sistem yang digunakan untuk mengelompokkan kegiatan ekonomi berdasarkan jenis dan karakteristik aktivitas usaha. Dalam proses legalitas, KBLI membantu pelaku usaha menentukan kegiatan usaha yang dicatat dalam OSS dan berkaitan dengan kebutuhan perizinan.

Pada 2026, pelaku usaha perlu memperhatikan KBLI 2025. BPS menetapkan klasifikasi tersebut melalui Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025 sebagai pembaruan dari klasifikasi sebelumnya. Pembaruan ini mengikuti perkembangan berbagai kegiatan ekonomi di Indonesia.

Apa Perbedaan KBLI 2020 dan KBLI 2025?

KBLI 2025 merupakan pembaruan dari KBLI 2020 yang ditetapkan melalui Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025. Pembaruan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan klasifikasi dengan perkembangan kegiatan ekonomi. Pelaku usaha yang masih menggunakan data atau referensi KBLI lama perlu memeriksa kesesuaian kode melalui sumber resmi dan tabel konversi yang tersedia.

Apa Itu KBLI dan Mengapa Penting?

Sistem klasifikasi ini membantu mengelompokkan kegiatan ekonomi secara terstruktur. Setiap kode menggambarkan aktivitas tertentu berdasarkan jenis barang atau jasa yang pelaku usaha hasilkan.

Bagi pelaku usaha, kode tersebut bukan sekadar deretan angka. Pilihan kegiatan dapat berkaitan dengan proses pengurusan legalitas melalui OSS. Karena itu, pemilik bisnis perlu memastikan bahwa kode yang dipilih benar-benar menggambarkan kegiatan yang perusahaan jalankan.

KBLI juga digunakan untuk menyeragamkan pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data statistik.

Jangan memilih kode hanya karena judulnya terlihat mirip dengan nama usaha. Periksa uraian dan ruang lingkup kegiatan terlebih dahulu.

Baca juga artikel DenLegal “Panduan KBLI 2025: Cara Memilih Kode Usaha yang Tepat!” untuk memahami klasifikasi terbaru secara lebih mendalam.

Hubungannya dengan NIB dan Perizinan

Saat mengurus NIB, pelaku usaha perlu memasukkan kegiatan bisnis yang sesuai dengan aktivitas sebenarnya. Kode usaha membantu OSS mengenali jenis kegiatan yang perusahaan jalankan.

Klasifikasi kegiatan usaha menjadi salah satu acuan dalam pencatatan kegiatan usaha dan proses pengurusan legalitas, termasuk NIB.

Namun, pelaku usaha perlu memahami bahwa satu nama bisnis dapat memiliki beberapa aktivitas. Sebuah perusahaan, misalnya, dapat menjalankan perdagangan sekaligus jasa tertentu. Masing-masing kegiatan perlu mengikuti klasifikasi yang sesuai dengan ruang lingkupnya.

Pilihan kegiatan juga dapat berkaitan dengan tingkat risiko dan kebutuhan perizinan. Oleh karena itu, jangan berhenti setelah menemukan kode yang terlihat cocok. Periksa kembali informasi yang muncul melalui OSS.

Untuk memahami fungsi NIB secara lebih lengkap, baca juga artikel DenLegal “Apa Itu NIB? Yuk, Kenali Fungsi dan Manfaatnya untuk Usaha!”

Memahami Struktur Kegiatan Ekonomi

Selain membantu proses identifikasi kegiatan bisnis, sistem klasifikasi memberikan bahasa yang seragam untuk menggambarkan berbagai aktivitas ekonomi.

Strukturnya bergerak secara bertingkat dari kategori yang luas menuju kelompok kegiatan yang lebih spesifik. Struktur KBLI disusun secara bertingkat, mulai dari kategori, golongan pokok, golongan, subgolongan, hingga kelompok kegiatan yang lebih spesifik.

Pelaku usaha tidak perlu menghafal seluruh struktur tersebut. Hal yang lebih penting adalah memahami aktivitas utama bisnis, kemudian mencocokkannya dengan uraian resmi.

Dalam konteks perizinan, pemilihan kegiatan yang tepat juga membantu pelaku usaha memahami persyaratan yang berkaitan dengan bisnisnya.

Baca juga artikel DenLegal “Tingkat Risiko Usaha OSS: 4 Kategori dan Jenis Izinnya” untuk memahami hubungan kegiatan bisnis dengan tingkat risiko perizinan.

Hindari Kesalahan Sebelum Mendaftarkan Usaha

Mulailah dengan menjelaskan kegiatan utama perusahaan secara sederhana. Tentukan produk atau jasa yang bisnis hasilkan dan aktivitas yang menjadi sumber utama pendapatan.

Setelah itu, cari beberapa pilihan yang paling relevan dan baca uraian setiap kegiatan. Jangan langsung mengambil pilihan pertama hanya karena namanya terdengar sesuai.

Pelaku usaha juga perlu memperhatikan beberapa hal: aktivitas utama perusahaan, produk atau jasa, cara perusahaan menjalankan bisnis, serta rencana kegiatan tambahan yang memang akan perusahaan jalankan.

Jika bisnis berkembang, periksa kembali data kegiatan usaha. Aktivitas baru dapat membawa tingkat risiko atau kebutuhan perizinan yang berbeda. Ketika kegiatan usaha bertambah, pelaku usaha perlu memastikan data kegiatan pada OSS tetap sesuai. Pelajari juga cara menambah KBLI di OSS 2026 untuk memahami langkah yang perlu dilakukan.

Pemilihan kode yang tepat sejak awal membantu proses legalitas berjalan lebih terarah. Sebaliknya, pilihan yang tidak sesuai dapat membuat informasi kegiatan perusahaan tidak mencerminkan kondisi bisnis sebenarnya.

Jika Anda masih bingung menentukan KBLI 2025, menambah bidang usaha, mengurus NIB, atau menyesuaikan legalitas perusahaan, DenLegal siap membantu pengecekan kegiatan dan pengurusan perizinan usaha. Konsultasikan kebutuhan bisnis Anda bersama DenLegal agar proses legalitas lebih terarah dan sesuai dengan kegiatan usaha.

DenLegal — Tercepat, Termurah, Terpercaya.
WhatsApp: 0821-2134-2828

💬