8 September 2026

Panduan KBLI 2025: Cara Memilih Kode Usaha yang Tepat

Panduan KBLI 2025 untuk memilih kode usaha yang tepat

Panduan KBLI 2025 penting dipahami sebelum Anda mengurus NIB atau menambahkan kegiatan usaha melalui OSS. Memilih KBLI bukan sekadar mencari kode yang namanya paling mirip dengan bisnis. Pelaku usaha perlu melihat kegiatan yang benar-benar dijalankan, barang atau jasa yang ditawarkan, hingga model bisnisnya agar kode usaha sesuai dengan aktivitas di lapangan.

Badan Pusat Statistik (BPS) memperbarui KBLI untuk menyesuaikan klasifikasi dengan perkembangan kegiatan ekonomi. OSS saat ini juga sudah menampilkan KBLI 2025 sebagai versi yang digunakan dalam fasilitas pencarian klasifikasi usaha.

Panduan KBLI 2025 Dimulai dari Kegiatan Usaha

Kesalahan paling sederhana sering muncul ketika pemilik bisnis menentukan KBLI hanya berdasarkan nama usaha.

Misalnya, nama “ABC Coffee” belum cukup menjelaskan kegiatan bisnis. Usaha tersebut bisa berfokus pada penyajian minuman, penjualan kopi kemasan, produksi kopi, atau kegiatan lainnya.

Karena itu, mulai dengan menjawab pertanyaan: Apa kegiatan utama yang menghasilkan produk, layanan, atau pendapatan usaha?

Setelah mengetahui jawabannya, cari istilah yang paling menggambarkan aktivitas tersebut melalui pencarian KBLI resmi OSS.

Cara Memilih Kode KBLI yang Tepat di OSS

Jangan berhenti setelah menemukan judul kode yang terlihat cocok. Baca uraian kelompok usaha secara menyeluruh.

OSS memungkinkan pengguna mencari klasifikasi berdasarkan kode, judul, atau uraian kegiatan. Fitur ini membantu pelaku usaha membandingkan beberapa kode yang memiliki karakter kegiatan hampir serupa.

Sebagai contoh, perdagangan eceran dalam KBLI 2025 mengelompokkan aktivitas berdasarkan barang yang diperdagangkan, tanpa melihat apakah penjual menawarkan barang melalui toko, internet, kios, atau cara lainnya.

Prinsip tersebut menunjukkan bahwa cara berjualan belum tentu menjadi faktor utama dalam menentukan kode. Pelaku usaha harus memahami inti kegiatan ekonominya.

Baca Juga: Perbedaan KBLI Perdagangan Besar dan Eceran, Jangan Salah Pilih

Kode Usaha Lama Belum Tentu Sama di KBLI Terbaru

Ini menjadi alasan lain mengapa Anda tidak sebaiknya mengambil kode dari artikel lama.

BPS merilis Tabel Konversi KBLI 2020–KBLI 2025 pada 22 April 2026 sebagai acuan penyesuaian klasifikasi. Tabel tersebut mengenal tiga pola perubahan: satu kode menjadi satu kode (one-to-one), satu kode terpecah menjadi beberapa kode (one-to-many), dan beberapa kode bergabung menjadi satu kode baru (many-to-one).

Jadi, nomor yang pernah digunakan pada KBLI 2020 belum tentu memiliki nomor dan ruang lingkup yang sama pada versi terbaru.

Punya Beberapa Kegiatan? Jangan Asal Tambah KBLI

Satu bisnis dapat menjalankan lebih dari satu kegiatan. Namun, bukan berarti Anda perlu memasukkan sebanyak mungkin kode.

Petakan dahulu aktivitas yang benar-benar perusahaan jalankan atau rencanakan secara konkret. Kemudian, cocokkan setiap aktivitas dengan uraian resmi.

Cara ini membantu Anda menghindari kode yang tidak relevan sekaligus membuat data usaha lebih mencerminkan kegiatan bisnis sebenarnya.

Memilih KBLI Juga Berkaitan dengan Perizinan Usaha

Pemilihan kode tidak berhenti pada urusan klasifikasi. Indonesia menjalankan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR) berdasarkan PP Nomor 28 Tahun 2025.

Pemerintah menentukan kebutuhan Perizinan Berusaha melalui pendekatan berbasis risiko dari setiap kegiatan usaha. Ruang lingkupnya juga mencakup persyaratan dasar, Perizinan Berusaha, PB UMKU, layanan OSS, pengawasan, dan ketentuan lainnya.

Itulah sebabnya pemilik bisnis perlu memastikan hubungan antara kegiatan usaha, KBLI, tingkat risiko, dan persyaratan perizinan.

Sudah Punya NIB? Cek Kembali Kode Usaha Anda

Pemilik NIB lama tidak perlu terburu-buru membuat NIB baru hanya karena klasifikasi mengalami pembaruan. Tabel konversi BPS membantu pelaku usaha menelusuri penyesuaian kode lama ke klasifikasi terbaru.

Namun, lakukan pemeriksaan kembali ketika bisnis menambah produk, membuka lini usaha baru, atau mengubah aktivitas utamanya.

Dengan mengikuti Panduan KBLI 2025, Anda dapat memulai pengecekan dari kegiatan usaha, membandingkan uraian kode melalui OSS, lalu memastikan kebutuhan perizinannya. Jangan memilih kode hanya karena terlihat paling dekat dengan nama bisnis.

Baca Juga : Cara Mengurus NIB di OSS 2026, Jangan Sampai Salah!

Masih ragu menentukan kode usaha? DenLegal dapat membantu pengecekan KBLI, pengurusan NIB melalui OSS, perubahan data usaha, pendirian badan usaha, serta kebutuhan perizinan dan legalitas lainnya.

DenLegal — Tercepat, Termurah, Terpercaya.
WhatsApp: 0821-2134-2828

💬